Mengenal Lebih Dekat Tugu Khatulistiwa Identitas Indonesia

Indonesia adalah negara yang dilewati oleh garis ekuator atau garis khatulistiwa. Garis maya yang hanya dapat dilihat di peta menunjukkan bahwa negara Indonesia termasuk negara tropis. Dalam perputaran poros bumi, wilayah Indonesia menjadi salah satu wilayah yang terkena sorotan matahari paling banyak. Dengan begitu, Indonesia hanya mengalami dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Indonesia tidak mungkin memiliki empat musim seperti negara lain yang ada di Eropa atau Amerika. Indonesia dilewati oleh garis khatulistiwa. Garis menjadi garis penentu cuaca di Indonesia. Meski begitu, tidak semua wilayah Indonesia benar-benar dilewati oleh garis khatulistiwa. Deretan wilayah Indonesia yang dilewati oleh garis khatulistiwa adalah wilayah Pontianak, Kalimantan Barat. Oleh karena itu, di daerah Pontianak dibangunlah Tugu Khatulistiwa.

Inilah tugu khatulistiwa di pontianak - Indonesia

Keberadaan Tugu Khatulistiwa di Pontianak memberikan ciri khas daerah Kalimantan Barat. Tak terasa, Tugu Khatulistiwa menjadi ikon wilayah Pontianak. Jika ada orang yang mengatakan Tugu Khatulistiwa, pikiran mereka pasti akan melayang ke daerah Pontianak yang memiliki Tugu Khatulistiwa. Lokasi tepat Tugu Khatulistiwa ini adalah sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak menuju Kota mempawah. Tugu Khatulistiwa dibangun dengan 4 buah tnggak kayu dan pada bagian belakang ada anak panah penunjuk arah. Sejarah pembangunan Tugu Khatulistiwa dapat dilihat dalam dokumen yang tersimpan di dalam ruangan Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa menyimpan peristiwa penting bagi penduduk Pontianak. Tugu ini mengabadikan momen titik kulminasi matahari. Fenomena ini adalah fenomena alam saat matahari berada tepat di garis khatulistiwa. Peristiwa ini terjadi dua kali dalam satu tahun, yaitu pada tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Fenomena ini adalah fenomena yang sangat menakjubkan bagi penduduk yang wilayahnya dilewati oleh garis khatulistiwa. Pada saat masa titik kulminasi matahari, semua bayangan benda menghilang dari permukaan bumi. Matahari berposisi tepat di atas kepala. Semua bayangan kembali tepat di tubuh benda tersebut. Bayangan Tugu khatulistiwa yang tinggi pun ikut menghilang saat matahari melintas. Tentunya diiringi dengan menghilangnya bayangan benda-benda dan manusia yang ada di sekitar Tugu Khatulistiwa.

Fenomena titik kulminasi ini sangat menarik. Inilah yang menjadikan Tugu Khatulistiwa ramai dikunjungi wisatawan. Orang-orang ingin ikut merasakan titik kulminasi bersama Tugu Khatulistiwa. Orang-orang juga ingin merasakan rasanya berada di wilayah yang tepat segaris dengan garis imajiner bernama khatulistiwa. Meskipun imajiner, garis khatulistiwa menjadi tren bagi orang-orang. Para wisatawan pasti menyempatkan diri untuk menengok Tugu Khatulistiwa. Sebagai sebuah ikon, Tugu Khatulistiwa adalah tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tidak mengherankan jika pada akhirnya Tugu Khatulistiwa berubah menjadi sebuah tempat wisata. Jika Anda sempat mampir di Pontianak, jangan sampai Anda lupa menikmati asyiknya berkunjung ke Tugu Khatulistiwa. Siapa tahu saat Anda berkunjung adalah saat matahari mencapai titik kulminasi.

0 komentar:

Posting Komentar